Training FJD Trion P2 – PT Citra Palu Minerals

Training FJD Trion P2 yang dilaksanakan untuk PT Citra Palu Minerals merupakan program peningkatan kapasitas teknis yang difokuskan pada penggunaan teknologi SLAM LiDAR dalam kegiatan pemetaan bawah tanah. Kegiatan ini dirancang sebagai sesi pembelajaran terpadu yang menggabungkan pemahaman konsep, pengoperasian perangkat FJD Trion P2, hingga praktik akuisisi dan pengolahan data 3D secara langsung. Melalui pendekatan tersebut, peserta tidak hanya memahami cara kerja sistem, tetapi juga memperoleh pengalaman aplikatif dalam menghasilkan model spasial yang akurat untuk kebutuhan pengukuran shaft tambang.

Latar Belakang Training

Perkembangan teknologi pemetaan di sektor pertambangan menuntut metode akuisisi data yang semakin cepat, akurat, dan aman. Pada lingkungan tambang bawah tanah, khususnya area shaft, proses pengukuran sering menghadapi tantangan seperti ruang terbatas, minim pencahayaan, serta tidak tersedianya sinyal GNSS.

Untuk menjawab tantangan tersebut, diselenggarakan Training SLAM LiDAR menggunakan perangkat FJD Trion P2 bagi tim teknis PT Citra Palu Minerals. Teknologi SLAM (Simultaneous Localization and Mapping) LiDAR dipilih karena mampu melakukan pemetaan secara mandiri tanpa bergantung pada sinyal satelit, sehingga sangat ideal untuk area underground mining.

Training ini bertujuan memperkenalkan sekaligus meningkatkan pemahaman praktis terkait pemanfaatan teknologi SLAM LiDAR dalam kegiatan pengukuran shaft dan area terbatas lainnya.

Kebutuhan Klien

PT Citra Palu Minerals membutuhkan solusi pemetaan yang:

  • Mampu bekerja di area tanpa GNSS.
  • Menghasilkan peta 3D dengan detail dan presisi tinggi.
  • Mendukung perhitungan volume secara akurat.
  • Membantu deteksi perubahan kondisi struktur seperti deformasi atau kerusakan.
  • Mempercepat proses pengukuran tanpa mengurangi aspek keselamatan kerja.

Dalam operasional tambang bawah tanah, akurasi data sangat krusial untuk evaluasi kondisi shaft, perencanaan perawatan, serta analisis kapasitas ruang. Metode konvensional sering kali membutuhkan waktu lebih lama dan memiliki keterbatasan pada kompleksitas bentuk struktur.

Melalui penggunaan FJD Trion P2, diharapkan proses pengambilan data menjadi lebih efisien dan tetap mempertahankan standar keselamatan tinggi.

Pelaksanaan Training

Training dilaksanakan dengan pendekatan teori dan praktik langsung di lapangan. Melalui praktik langsung, peserta memahami bagaimana teknologi SLAM LiDAR bekerja dalam kondisi nyata, termasuk tantangan medan underground seperti lorong sempit dan struktur vertikal. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai:

  1. Konsep dasar SLAM (Simultaneous Localization and Mapping)
    Sistem ini memungkinkan perangkat memetakan lingkungan sekaligus menentukan posisi dan orientasinya secara real-time.
  2. Pengoperasian FJD Trion P2
    Peserta mempelajari prosedur pengambilan data, teknik scanning di ruang terbatas, serta strategi jalur akuisisi agar cakupan data optimal.
  3. Pengolahan Data dan Visualisasi 3D
    Data hasil scanning diproses menjadi point cloud 3D yang menampilkan dimensi, bentuk, serta kondisi aktual shaft secara detail.
  4. Perhitungan Volume dan Analisis Perubahan
    Sistem memungkinkan penghitungan volume dengan tingkat akurasi tinggi serta mendukung monitoring perubahan struktur dari waktu ke waktu.

Hasil yang Dicapai

Kecepatan akuisisi data menjadi salah satu keunggulan utama. Proses yang sebelumnya memerlukan waktu lebih lama kini dapat diselesaikan secara signifikan lebih cepat tanpa mengurangi kualitas hasil pengukuran. Setelah mengikuti training, tim PT Citra Palu Minerals mampu:

  • Mengoperasikan FJD Trion P2 secara mandiri di area shaft.
  • Menghasilkan model 3D yang detail dan presisi.
  • Melakukan perhitungan volume dengan lebih cepat dibanding metode manual.
  • Mengidentifikasi potensi deformasi atau perubahan struktur melalui analisis data.
  • Memanfaatkan informasi posisi dan orientasi secara real-time untuk navigasi ruang terbatas.

Manfaat Operasional

Implementasi SLAM LiDAR melalui FJD Trion P2 memberikan sejumlah manfaat operasional bagi kegiatan pertambangan bawah tanah, antara lain:

1. Efisiensi Waktu dan Biaya: Proses pemetaan yang lebih cepat berdampak pada efisiensi jadwal kerja serta pengurangan potensi downtime operasional.

2. Peningkatan Keselamatan Kerja: Pengukuran dapat dilakukan dengan lebih cepat dan minim kontak langsung dengan area berisiko tinggi, sehingga mengurangi paparan potensi bahaya.

3. Akurasi dan Kualitas Data Lebih Tinggi: Model 3D yang detail membantu proses analisis teknis, evaluasi struktur, serta pengambilan keputusan berbasis data.

4. Monitoring dan Evaluasi Berkala: Kemampuan mendeteksi perubahan kondisi seperti deformasi atau kerusakan struktur mendukung sistem monitoring berkelanjutan yang lebih terukur.

5. Fleksibilitas di Area Sulit Dijangkau: Perangkat dapat digunakan di ruang sempit, lorong kompleks, maupun struktur vertikal tanpa bergantung pada GNSS, menjadikannya solusi ideal untuk lingkungan underground.

Training FJD Trion P2 di PT Citra Palu Minerals menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapabilitas tim teknis dalam pemanfaatan teknologi SLAM LiDAR. Dengan kombinasi pemahaman teori dan praktik langsung, peserta memperoleh kompetensi aplikatif yang dapat langsung diterapkan di lapangan.

Pemanfaatan teknologi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi dan akurasi pengukuran, tetapi juga memperkuat aspek keselamatan serta kualitas pengambilan keputusan dalam operasional pertambangan bawah tanah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *